Wirausaha Sosial Butuh Modal? Crowdlending Solusinya

image-for-crowdlending-solusinya(scaled)

Selama satu dekade belakangan, banyak wirausaha sosial bermunculan. Ini jadi bukti kalau pendekatan bisnis bisa efektif juga loh untuk menyelesaikan masalah di masyarakat.

Di tingkat internasional, usaha Muhammad Yunus membuat kredit mikro untuk masyarakat miskin Bangladesh meraih Nobel Perdamaian 2006. Sementara itu, upaya Tri Mumpuni menerangi desa-desa terpelosok di negeri kita lewat pembangkit listrik mikrohidro juga yahud. Kerja keras wanita Indonesia ini bahkan pernah diapresiasi Presiden AS Barack Obama lewat pidatonya di Entrepreneur Summit 2010.

Sebagai bisnis, tentu wirausaha sosial alias socio-preneur butuh modal, baik untuk meningkatkan kapasitas produksi, membuat proses lebih efisien, dan sebagainya. Nah, sayangnya nggak semua wirausaha sosial ini bisa mendapatkan pinjaman modal dengan mudah. Kebanyakan alasannya karena mereka nggak punya jaminan yang bisa dipakai jadi agunan atau bentuk usahanya yang belum memenuhi syarat buat dapat kredit bank alias tidak bankable.

Eits, tapi buat yang punya wirausaha sosial jangan sedih! Masih ada solusi lain buat dapat modal yaitu dengan cari dukungan dari publik. Banyak loh yang bersedia membantu orang yang punya niat mulia buat menyelesaikan masalah sosial. Salah satunya dengan mencari pinjaman dari masyarakat lewat GandengTangan.org.

Apa aja keunggulan platform crowdlending pertama di Indonesia ini? Cek di bawah ini ya. 🙂

 

Pinjaman Nol Persen

Banyak wirausaha sosial masih struggling mencari bentuk terbaik dari bisnisnya. Nggak jarang juga profitnya masih tipis karena tujuan utamanya adalah mencari kesejahteraan bersama, bukan cari untung sebesar-besarnya. Karena itu, pinjaman berbunga tinggi semacam dari rentenir atau dari bank sekalipun jelas memberatkan. Untuk itu, GandengTangan menyediakan alternatifnya yaitu pinjaman nol persen karena tulus ingin membantu sesama.

 

Mata Uangnya adalah ‘Trust’

Di zaman sekarang, trust atau kepercayaan bisa dibilang jadi barang langka. GandengTangan hadir untuk membuktikan kalau mitos itu salah. Kita bisa kok percaya sama orang yang kredibel dan berniat tulus asal mereka kredibel. Kepercayaan dari orang kebanyakan kayak kita ini kalau dikumpulkan ternyata bisa jadi modal yang berarti buat kelompok petani sorgum di Flores Timur atau ibu-ibu pengrajin emping di Sleman. Itu sebabnya pinjaman di GandengTangan nggak perlu jaminan aset buat jadi agunan, tapi tim kami bakal melakukan seleksi ketat buat memastikan usaha yang lolos benar-benar kredibel.

 

Motivasi untuk Produktif

Pernah merasa terpacu banget untuk mengerjakan sesuatu karena ada deadline-nya? Itu juga yang jadi motivasi dari para Peminjam di GandengTangan untuk memilih crowdlending daripada bantuan habis pakai seperti donasi. Salah satunya Andhika Mahardhika dari Agradaya yang lebih suka dapat pinjaman karena bikin dia lebih bertanggung jawab mengelola uang yang didapat. Apalagi pinjaman datang dari banyak orang sehingga lebih banyak pihak yang mesti dia yakinkan.

 

Berniat Tulus

Di dunia bisnis pada umumnya, kalau ada investor yang masuk dengan memberikan sejumlah modal kadang ada trade off saham dalam porsi tertentu. Di GandengTangan sama sekali nggak ada seperti itu karena sejak awal niatnya adalah tulus membantu. Makanya nggak ada kewajiban buat wirausaha sosial untuk menyediakan iming-iming khusus buat yang meminjamkan modal. Semua saham sepenuhnya tetap ada di tangan pemilik wirausaha sosial.

—–

Setelah baca empat keunggulan crowdlending di GandengTangan tadi, sudah jelas kan kalau ini solusi jitu banget buat wirausaha sosial? Segera daftarkan wirausaha sosial kamu untuk dapat pinjaman di GandengTangan  atau sebarkan kabar baik ini ke teman-temanmu yang punya wirausaha sosial. (shally)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *