Wildan, Sarjana yang Pilih Pulang ke Desa dan Beternak Kambing

Apa sih yang biasanya kamu rencanakan selepas kuliah? Melanjutkan kuliah S2? Bekerja di perusahaan multinasional? Mengembangkan bisnis yang sudah dirintis selama kuliah? Well, semua itu bagus sih, tapi kali ini Gandengtangan ingin membagikan sebuah kisah yang sedikit berbeda.

Wildan Maulana Yusuf namanya. Sesudah lulus dari S1 Teknik Elektro ITB pada tahun 2014, ia menyempatkan diri untuk pulang ke desanya, Desa Rowokangkung, Lumajang. Melihat masih banyak warga yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan, mendorong dirinya untuk memberikan kontribusi di desa tempat kelahirannya. Kalau biasanya kebanyakan anak muda merasa cukup dengan pekerjaannya, Wildan ingin ilmunya lebih bermanfaat, terutama untuk masyarakat Desa Rowokangkung.

Sebagai seseorang yang cukup beruntung dapat mengenyam pendidikan tinggi, ia juga menyadari bahwa banyak teman-teman seumurannya yang memiliki potensi untuk berkuliah; tapi terkendala finansial. Ia juga tergerak karena teringat perjuangannya untuk hidup mandiri selama kuliah. Wildan sendiri bukanlah berasal dari keluarga yang mampu, ia sama seperti teman-teman didesanya. Namun karena semangat belajar dan keinginan kuat untuk memiliki kehidupan yang lebih baik, dirinya terdorong untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Maka dari itu, setelah lulus dan bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi di Surabaya, ia menyempatkan pulang disaat libur dan mengikuti rembugan warga. Hal ini ia lakukan demi mencari cara untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat miskin di desanya.

Setelah beberapa kali pertemuan dan diskusi, diputuskan bahwa mereka akan menjalankan usaha peternakan kambing dengan sistem komunitas. Menurut Wildan, usaha peternakan kambing memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anggota masyarakat – baik mereka yang memiliki kemampuan (skill) atau pengetahuan (knowledge). Hal ini dikarenakan prosedur beternak kambing cukup mudah dan sudah familiar di kalangan masyarakat Desa Rowokangkung.

Saat ini, peternakan kambing di Desa Rowokangkung sudah berjalan satu setengah tahun. Sudah ada beberapa keluarga yang terbantu dengan program ini. Wildan sendiri masih melanjutkan pekerjaannya, dan dipindah-tugaskan di Palembang; Namun hal itu tidak memupus keinginannya untuk dapat meneruskan program peternakan kambing dan membantu masyarakat desa. Dia terus menyempatkan diri untuk berkoordinasi dengan komunitasnya dan berkomitmen kuat untuk mengentaskan kemiskinan di Desa Rowokangkung; dan untuk itu, Wildan membutuhkan bantuan kamu. Cek bagaimana kamu bisa mendukungnya di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *