Techno.id | Usung konsep sosial, GandengTangan.org terapkan sistem berbagi

gt-logo

Kini, pinjaman bahkan dapat dilakukan secara online!

Techno.id – Seperti diketahui bahwa momen Ramadan cukup identik dengan berbagi. Tak terkecuali dengan startup lokal GandengTangan. Sesuai namanya dengan mengusung sistem sosial, GandengTangan merupakan wadah kolaborasi bagi pemilik usaha sosial yang membutuhkan modal dengan publik yang tulus ingin membantu dengan memberikan pinjaman.

Adapun tujuan kehadiran dari GandengTangan yakni sebagai ‘jembatan’ antara pemilik usaha dan donatur guna menciptakan dampak yang baik bagi Indonesia. Selain itu, startup lokal ini juga berkeinginan untuk mendukung usaha kecil dan menciptakan perubahan di masyarakat dengan pendanaan yang mandiri.

Sedangkan keunggulan dari startup ini yakni dapat membantu wirausaha sosial dengan pinjaman modal tanpa bunga (nol persen). Selain itu, pemberdayaan modal juga menjadi salah satu fokusnya, di mana pinjaman modal yang sudah dikembalikan dapat ditarik atau diputar kembali untuk modal proyek sosial lainnya.

Bagi para pemilik usaha sosial yang ingin bergabung diharuskan untuk mengajukan proposal terlebih dahulu. Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi yakni usaha yang dijalankan harus berlandaskan sosial, memiliki modal bisnis dan memiliki sumber pemasukan yang jelas, dan usaha minimal sudah beroperasi selama enam bulan dan tidak dalam posisi pailit.

Sementara itu bagi calon donatur diharuskan untuk mendaftar atau registrasi terlebih dahulu di situs GandengTangan. Selanjutnya mereka dipersilahkan untuk menyetor sejumlah deposit dengan nominal paling sedikit sebesar Rp 50.000. Nantinya, dana donasi yang telah masuk akan disumbangkan kepada suatu proyek yang ada di GandengTangan.

Tentu saja, dana dari donatur tersebut nantinya akan dikembalikan secara otomatis ke deposit donatur jika di kemudian hari ingin disumbangkan ke kegiatan sosial lainnya maupun dicairkan.

 

Sumber : techno.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *