Mudik sambil Mewujudkan Perubahan Sosial? Ini 6 Cara untuk Memberikan Kontribusimu

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437H!

Bagaimana dengan hari raya pertamamu? Apakah kamu cukup puas untuk bersilaturrahim dan makan masakan spesial buatan Ibumu? Jika belum, masih ada hari ini dan beberapa hari lagi sebelum kamu harus kembali ke kota tempatmu bekerja atau kuliah. Mungkin kamu sudah ‘kenyang’ dengan obrolan kemarin yang diawali dengan kata tanya ‘kapan…?’ Akan tetapi, bisa jadi kamu juga berkesempatan untuk mendiskusikan berbagai topik yang menarik. Kamu dan sepupu-sepupumu yang seumuran saling bercerita tentang aktivitas masing-masing, isyu yang sedang hangat, hingga bagaimana cara mewujudkan perubahan sosial.

Idul Fitri identik dengan perubahan diri ke arah yang lebih baik sesudah puasa sebulan penuh. Maka, hari-hari ini tentunya harus diikuti dengan pemikiran bagaimana mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Atau setidaknya, bagaimana keberadaanmu (dan keluargamu) memberikan pengaruh positif untuk lingkungan sekitar. Jika kamu sedang mencari cara untuk bisa berkontribusi, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

  • Mempromosikan produk khas daerahmu

  • Kalau kamu punya Instagram dan Facebook, gunakan sarana tersebut untuk mendukung perekonomian lokal. Barangkali daerahmu merupakan penghasil batik, keripik, bahkan barang mentah non olahan seperti ikan atau bawang merah. Sebagus apapun produk yang mereka jual, kadang mereka menemukan kesulitan dalam menemukan kelompok pelanggan. Mereka pun terpaksa kalah dari produk impor yang mudah ditemukan di pusat perbelanjaan. Kamu tentu ingin mendukung para wirausahawan lokal untuk lebih berdaya, kan? Mumpung masih dalam suasana mudik, buatlah foto atau tulisan tentang pengalamanmu blusukan ke pasar atau pengrajin yang tidak jauh dari rumah nenekmu. Siapa tahu ada temanmu yang melihat post-mu lalu menitip untuk dibelikan sesuatu, atau membagikan ceritamu.

  • Berbincang dengan para wirausahawan lokal

  • Kesempatan pulang yang hanya beberapa kali dalam setahun ini harus kamu maksimalkan untuk mengenal lebih dekat tentang kampung halamanmu. Bukan hanya produk andalan, tetapi juga perjalanan para wirausahawan lokal sampai saat ini. Kamu bisa meminta paman atau ayah memperkenalkanmu dengan wirausahawan yang tentu sudah mengalami jatuh-bangun dalam usahanya. Selain belajar langsung, mungkin kamu akan terinspirasi untuk mendirikan bisnismu sendiri di masa depan.

  • Menggugah wirausahawan lokal untuk mempublikasikan usahanya

  • Tidak hanya kamu yang bisa belajar dari mereka, kamu juga bisa berbagi ilmu tentang berjualan lewat online. Baca lagi deh, artikel tentang UMKM Goes Digital. Kamu juga bisa menunjukkan kiprah GandengTangan yang setahun terakhir ini telah banyak membantu wirausahawan sosial dalam meningkatkan produktivitas. Kamu bisa menunjukkan website GandengTangan dan membantu mereka apply agar usaha mereka lebih dikenal oleh publik secara nasional.

  • Menjadi endorser bagi wirausahawan lokal yang mendaftar di GandengTangan

  • Kalau ada wirausahawan lokal yang tertarik untuk mencari pinjaman dana melalui GandengTangan, bantu mereka dengan menjadi endorser. Jika kamu belum merasa layak, kamu juga bisa membantu mencarikan endorser dan mendampingi wirausahawan lokal tersebut hingga proposal-nya di-launching oleh GandengTangan. Pelajari lagi beberapa artikel seperti Tips Sukses Mewujudkan Proposal Terdanai, Menulis Proposal Pengajuan Pinjaman, dan Kriteria Endorser.

  • Memberikan pinjaman dana untuk usaha yang kamu dukung

  • Sementara nantinya kamu harus kembali bekerja atau kuliah, ingat untuk terus memantau wirausahawan lokal yang kamu kenalkan dengan GandengTangan. Sebagai langkah final, selain membagikan proposal di akun media sosial, jadilah salah satu dari sepuluh pemberi pinjaman dana yang pertama. Dengan demikian, kamu membuktikan komitmenmu dalam mewujudkan kemandirian ekonomi di desa.

  • Mendaftarkan usahamu di GandengTangan

  • Ternyata, kamu adalah salah satu wirausahawan yang kami maksud! Sudah lama kamu menyimpan keinginan untuk menetap di kota kelahiran dan memberdayakan masyarakat setempat. Kamu pun merintis usaha kecil berkolaborasi dengan keluargamu atau pengusaha lokal. Kamu patut bangga karena kamu adalah pemuda yang akan membantu mengurangi kemiskinan di Indonesia. Meskipun demikian, saat ini kamu sedang membutuhkan dana untuk mengambil lebih banyak pekerja atau membeli mesin produksi. Untuk dapat mengajukan pinjaman ke bank, kamu perlu memenuhi berbagai persyaratan yang tidak mudah. Sementara di GandengTangan, prosesnya relatif mudah dan kamu bisa mengumpulkan dana yang kamu butuhkan dari publik dalam waktu yang cukup cepat. Untuk memantapkan diri dan mendapatkan inspirasi, cek proposal yang sedang membutuhkan pinjaman dana di sini.

Pada dasarnya, aktivitas silaturrahim memang menjadi kunci pembuka rezeki. Namun, kita sebagai manusia tetap harus mengusahakannya. Daripada mengotori hari raya Idul Fitri dengan pergunjingan yang kurang bermutu, lebih baik kamu mengajak para saudara dan kerabat untuk membuka situs GandengTangan. Jika memungkinkan, sediakan laptop dan koneksi internet sehingga mereka bisa langsung browsing proposal yang ingin mereka danai. Sekali lagi, GandengTangan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H, minal ‘aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *