Adam Baker: Cara Melunasi Utang dan Cara Investasi Masa Depan

“What does freedom mean to you?”

Pernahkah terlintas dalam pikiran kamu untuk meninggalkan rutinitas kamu selama ini dan pergi melakukan perjalanan selama satu tahun penuh?

Kedengarannya seperti sekadar mimpi saja ya? Namun, itu lah yang dilakukan oleh Adam Baker bersama istri dan seorang anaknya yang masih balita. Mereka melakukan perjalanan ke Australia selama setahun setelah sebelumnya meninggalkan rutinitas yang mereka lakukan di Amerika Serikat.

Adam Baker adalah orang yang berada di balik komunitas ‘Man vs Debt’, sebuah komunitas untuk saling berbagi pengalaman mengenai bagaimana cara mereka menghilangkan penghalang untuk hidup sesuai dengan yang mereka kehendaki. Salah satu penghalang yang paling banyak dibahas adalah mengenai utang, terutama utang-utang konsumtif yang tidak produktif.

Memulai Perjalanan

Di acara TEDX Ashville Adam Baker menjadi salah satu pembicara dan berbagi cerita mengenai awal mula ia melakukan perjalanan bersama keluarganya ke Australia hingga ia membuat komunitas ‘Man vs Debt’. Semuanya dimulai saat ia dan istrinya-Courtney dianugerahi anak pertama, dan mereka berdua mulai mempertanyakan mengenai hidup mereka, melihat ke belakang untuk berpikir: apakah ini hidup yang mereka inginkan?

Saat itu mereka adalah pasangan muda dengan umur 20 tahunan dengan cicilan apartemen dan berbagai macam utang lainnya dengan total sekitar 18.000 dollar. Perbincangan mereka biasanya tidak jauh dari “sepertinya kita perlu mengganti sofa kita?” atau “membeli tv yang lebih baru sepertinya menarik”. Kehidupan mereka penuh dengan hal-hal konsumtif sampai ketika kelahiran anak pertama, mereka mulai memikirkan arah kehidupan mereka.

Adam bertanya kepada Courtney apakah kehidupan seperti ini yang benar-benar mereka inginkan? Mereka berdua sepakat bahwa selama ini kehidupan mereka lebih banyak disetir oleh hal-hal yang sebenarnya tidak mereka inginkan. Mereka pun memutuskan untuk mulai mengkalkulasi semua aset yang mereka punya kemudian menjualnya, membayar semua utang, dan dengan uang yang ada mereka memulai perjalanan ke Australia.

Melakukan perjalanan ke Australia sebagai satu keluarga tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh Adam dan Courtney, selama perjalanan ini mereka menemukan banyak hal-hal baru dan mereka benar-benar merasakan kebahagian yang sesungguhnya.

Sebuah ‘Lingkaran Setan’

Adam mengatakan bahwa kita tidak harus melakukan persis seperti yang ia lakukan: menjual semua aset yang kita miliki dan pergi melakukan suatu perjalanan jauh. Bukan itu, melainkan bagaimana caranya ia menghilangkan penghalang yang mengurungnya dan menjauhkan dirinya dari hal yang benar-benar ia dan keluarganya sukai.

Sadarkah kamu bahwa hampir semua dari kehidupan kita dijalani dengan suatu ‘lingkaran setan’ yang memaksa kita untuk menjalaninya? Adam mencontohkan bahwa lingkaran tersebut biasanya dimulai dari kemauan kita untuk membeli barang-barang konsumtif atau barang-barang yang sebenarnya bukan kebutuhan utama kita seperti mobil, tv layar datar, gadget terbaru, dan sebagainya.

Untuk bisa mendapatkan hal-hal tersebut kita bekerja dan biasanya kita juga melakukan utang untuk bisa mendapatkannya. Dan untuk melunasi utang-utang tersebut kita ‘dipaksa’ untuk bekerja lebih keras lagi yang terkadang pekerjaan tersebut bukanlah pekerjaan yang pas dengan diri kita, tapi karena untuk melunasi utang, kita jadi tidak punya pilihan lain.

Rutinitas kerja tersebut tidak jarang membuat kita stres dan karena itu kita menghabiskan uang untuk berlibur, makan, atau membeli barang lainnya yang seharusnya tidak kita butuhkan untuk bisa lari sejenak dari pekerjaan. Parahnya lagi untuk hal-hal tersebut pun tak jarang kita membuat utang baru, yang pada akhirnya memaksa kita untuk bekerja lebih keras lagi. Dan ketiga hal tersebut terus berputar dan semakin menjauhkan kita dari cita-cita atau hal yang ingin kita lakukan: bekerja – membeli – utang.

Kebebasan untuk memilih

Salah satu kemewahan yang bisa terjadi pada kita adalah memiliki privilege untuk bebas memilih apa yang kita inginkan. Bagi Adam dan keluarganya makna kebebasan adalah bisa memilih bagaimana mereka menjalani hidup mereka. Mereka mendapatkan privilege ini setelah menjual semua aset dan meninggalkan semua rutinitas yang menjadi penghalang bagi mereka, menghilangkan ‘tembok’ yang membatasi mereka dari hal yang mereka inginkan: melakukan perjalanan ke Australia.

Kamu juga bisa memiliki privilege tersebut jika kita mulai menghilangkan ‘tembok’ kita masing-masing. Mulai lah dengan mengumpulkan semua ‘crap’ yang kamu miliki. Coba lah kumpulkan semua barang-barang yang sebenarnya tidak kamu butuhkan, semua biaya rutin bulanan yang jika kamu menghentikannya kamu masih akan baik-baik saja, dan mulai kurangi beban utang yang kamu miliki.

Salah satu cara yang juga bisa kamu lakukan adalah mulai untuk melakukan investasi. Investasi pun tidak harus dengan nilai uang yang besar, di Gandengtangan kamu bisa mulai berinvestasi dari Rp50 ribu dan mudah untuk dipantau lewat aplikasi online.

Setelah kamu menyingkirkan ‘tembok’ yang sebelumnya menghalangi, kamu bisa mulai menyusun rencana untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai: memilih pekerjaan yang kamu senangi, memulai berwirausaha, melanjutkan studi ke luar negeri, atau mungkin memulai karir bermusik kamu.

Jadi, apa kebebasan yang kamu pilih?


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *