6 Alasan Pentingnya Kamu Memiliki Perencanaan Keuangan

Mengetahui Iphone X telah dirilis, kamu pun berharap juga dapat memilikinya. Namun apa daya, uang di kantongmu tidak cukup. Mungkin kamu perlu menjual sebelah ginjal terlebih dahulu agar bisa mendapatkannya. Namun kamu masih lebih sayang pada kesehatan dirimu sendiri sehingga mengurungkan niat untuk membeli gadget baru.

Saat scrolling feed Instagram, kamu mendapati foto teman yang berpose santai di area festival musik Coachella, California. Ada pula yang tengah asyik bersantai di Pantai Senggigi yang eksotis. Seketika, kamu pun ingat rencana travelling ke Eropa yang tak kunjung kesampaian hingga saat ini.

Kemudian kamu mengecek saldo terakhir di tabungan, rupanya angkanya merangkak naik lambat sekali. Sementara itu, struk belanja online menumpuk di dompet, mengingatkan betapa borosnya kamu bulan ini. Waktu terus berjalan dan masih ada banyak target di usia dua puluhan tahun yang belum tercapai. Kamu pun mulai ragu apakah bisa meraih impian tersebut atau tidak.

Jika memang demikian kondisinya, maka tak diragukan lagi kamu butuh mengatur ulang keuangan. Kamu mungkin berpikir bahwa perencanaan keuangan atau financial planning hanya diperuntukkan bagi orang-orang dengan harta berlimpah sampai-sampai tak tahu harus diapakan uang tersebut. Namun sebenarnya perencanaan keuangan juga akan berguna bagi siapapun dengan pendapatan berapapun. Adanya perencanaan keuangan akan memberikan kamu kemudahan dalam hal-hal ini.

  1. Memperjelas arah tujuan

  2. Penasihat keuangan biasanya akan menanyai apa tujuan keuangan kamu sebelum memberikan saran-saran keuangan. Adanya tujuan ini akan membuat kamu tidak sekadar bekerja, makan, tidur, main, dan berulang terus seperti itu setiap hari. Memiliki rencana-rencana besar untuk masa depan akan membuat hidup kamu lebih bernilai.

  3. Menakar apakah targetmu realistis atau tidak

  4. Saat sudah yakin dengan apa yang kamu inginkan di masa depan, kamu pun akan segera mengetahui apakah target tersebut realistis dicapai dalam waktu cepat atau lambat. Kamu juga mudah dalam menentukan seberapa banyak uang yang harus kamu simpan secara rutin, jenis investasi apa yang harus kamu buat, dan seterusnya.

  5. Mengoreksi kesalahan keuangan

  6. Saat kamu mulai membuat perencanaan keuangan, maka akan tampak pos-pos mana saja yang selama ini tanpa sadar membuat keuanganmu stagnan. Misalnya, bunga bank yang harus kamu bayar adalah 17%. Nah, apakah investasi yang kamu hasilkan mencapai angka 17% juga?

  7. Mengukur pencapaian target

  8. Melalui perencanaan keuangan yang matang, kamu bisa memprediksi dengan lebih akurat kapan targetmu akan tercapai. Mungkin satu tahun, dua tahun, atau lima tahun lagi. Membayangkan hari itu tiba, kamu akan kuat bertahan dengan segala aktivitasmu saat ini.

  9. Kreatif menemukan peluang untuk meningkatkan pendapatan

  10. Pada saat menyusun rencana keuangan, kamu mungkin akan menyadari bahwa sebenarnya ada beberapa peluang yang berpotensi untuk menambah pemasukan. Misalnya, setelah dirancang sedemikian rupa, ternyata kamu tetap butuh pendapatan tambahan. Kamu pun secara kreatif akan mencari celah untuk menghasilkan uang dari pos lain, seperti memanfaatkan kemampuan memasak untuk buka catering kecil-kecilan, dan lain sebagainya.

  11. Menambah kepercayaan diri akan keuangan

  12. Merencanakan merupakan bagian dari sebuah kesuksesan. Saat kamu memiliki perencanaan keuangan, kamu memiliki kendali atas uang yang keluar dan masuk. Jelas ini akan mengurangi tingkat kecemasan terhadap masa depan.

Seperti kata orang-orang bijak, gagal merencanakan berarti merencakan gagal, maka ada baiknya kamu membuat perencanaan keuangan mulai dari sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *