3 Karakteristik Wirausaha Sosial yang Perlu Kamu Tahu

karakteristik-socent

Pakar bisnis, Paul Light, pernah mengemukakan definisi wirausaha sosial yang kemudian secara umum diadopsi pada berbagai artikel, yaitu

“individu, kelompok, jaringan, organisasi, atau aliansi organisasi – yang dengan ide dan terobosan tertentu – dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menyelesaikan permasalahan sosial.”

Kalau kamu adalah salah satu penggiat wirausaha sosial dan sedang berencana untuk mencari dukungan melalui GandengTangan, selamat datang! Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari perubahan sosial yang sedang kamu ciptakan, tapi sebelumnya, cek dulu apakah usaha yang sedang kamu kerjakan sudah memenuhi kriteria wirausaha sosial.

Adanya Aktivitas Produksi Barang/Jasa

produce-socent

Konsep wirausaha sosial berpusat pada produksi suatu barang atau jasa untuk menghasilkan keuntungan. Dengan adanya keuntungan, sebuah organisasi wirausaha sosial dapat merencanakan perkembangannya, dan mendanai misi sosial yang menjadi sasarannya. Meski kamu juga bisa mendapatkan dana dari kompetisi atau angel investor, tetapi keuntungan yang berkelanjutan dapat menciptakan kemandirian bagi organisasimu, dan bahkan komunitas yang kamu bantu.

Memiliki Nilai Sosial

social2-socent

Disamping profit, kesuksesan wirausaha sosial diukur dari seberapa berhasil organisasi tersebut menyelesaikan masalah sosial. Melalui kegiatannya, organisasi merancang program-program yang secara spesifik dapat memenuhi kebutuhan komunitas sasaran. Perubahan seperti apa yang menjadi sasaran organisasi? Bagaimana perubahan tersebut dapat membantu komunitas? Periksa lagi apakah tujuan organisasi-mu sudah sesuai dengan keadaan masyarakat yang ingin kamu bantu.

Menjaga Jaringan Komunikasi atau Informasi

communicate-socent

Setelah memastikan organisasi-mu mendapatkan profit dan memiliki nilai sosial, kamu juga harus menjalankan proses komunikasi dengan baik. Dengan komunikasi yang efektif, bukan hanya komunitas sasaran akan mendapatkan pengetahuan yang dibutuhkan untuk memperbaiki kehidupan mereka; tapi juga publik akan mendukung misi sosialmu. Wirausaha sosial ‘berpromosi’ dengan cara yang sedikit berbeda, yaitu dengan cara menciptakan kesadaran masyarakat akan sebuah isyu sosial, dan mengemukakan langkah-langkah perubahan yang telah berhasil dilakukan.

Pada dasarnya, yang harus kamu ingat dalam menjalankan organisasi wirausaha sosial-mu adalah bukan sekadar memaksimalkan profit, tetapi memaksimalkan perubahan sosial. Kamu bisa ‘mencuri’ tips dan trik keberhasilan beberapa wirausaha sosial yang telah lebih dulu berkiprah; seperti mereka-mereka yang telah sukses terdanai melalui Gandengtangan. Klik di sini untuk membaca cerita mereka. (Prima)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *